Seberapa pentingnya akad dalam asuransi syariah harus Anda ketahui? Tentunya sangat penting sekali, apalagi jika dalam waktu dekat ini Anda akan membeli asuransi syariah. Dengan mengetahui akad – akad dalam asuransi syariah maka Anda bisa tahu lebih jelasnya mengenai manfaat setiap produk asuransi, yang ditawarkan perusahaan asuransi syariah tersebut sebelum akhirnya membuat keputusan.

Secara umum akad dalam asuransi syariah dijadikan sebagai ikatan atau ijab qabul yang diselenggarakan menurut ketentuan syariah. Khususnya pada akad di dunia perasuransian sendiri dibedakan menjadi beberapa golongan. Untuk mengetahui informasi lebih lengkapnya mengenai akad – akad asuransi syariah, silakan simak ulasannya di bawah ini.

Mengetahui Akad Dalam Asuransi Syariah

Secara umum pengertian dari kata akad adalah perjanjian atau kontrak yang didalamnya menimbulkan hubungan antara hukum dengan memberikan hak, dan meletakkan kewajiban tersebut kepada pihak pembuat janji. Akad biasanya bersifat mengikat bagi kedua belah pihak, yakni perusahaan asuransi syariah dan nasabah. Akad yang dibuat tentu saja harus sesuai dengan syariah, ini berarti akad tersebut tidak mengandung penipuan, perjudian, penganiayaan, suap, barang haram, dan maksiat.

Kembali ke pokok pembahasan di awal, berikut ini adalah bentuk akad – akad dalam asuransi syariah yang perlu Anda ketahui.

Akad Tabarru’

Ini adalah bentuk akad pertama yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan untuk membeli asuransi syariah. Akad Tabarru’ merupakan jenis akad jenis hibah yang dihadirkan dalam bentuk pemberian dana dari satu nasabah. Tujuan dilakukan akad Tabarru’ tersebut tidak lain untuk menolong diantara para nasabah.

Menurut peraturan menteri keuangan No 11/PMK/010/2011, akad Tabarru’ ini tidak bersifat dan bahkan bukan merupakan tujuan komersil semata. Dana yang berhasil dikumpulkan tersebut nanti akan dijadikan satu ke dalam satu rekening bersama, atau yang biasanya disebut dengan ‘Dana Tabarru’.

Akad Tijarah

Bentuk akad dalam asuransi syariah yang selanjutnya adalah akad Tijarah. Tahukah Anda apa itu akad Tijarah? Ini merupakan jenis atau bentuk akad yang umumnya dilakukan untuk tujuan komersil. Dimana dalam hal ini akad Tijarah digunakan untuk melakukan perjanjian antara nasabah dengan perusahaan asuransi syariah. Wakalah dan Mudharabah adalah salah satu contoh akad Tijarah yang paling umum ditemukan dalam asuransi syariah.

Akad Wakalah Bil Ujrah

Lebih lanjut lagi membahas mengenai bentuk akad di dunia asuransi syariah yang penting Anda ketahui, yakni akad Wakalah Bil Ujrah. Ini merupakan bentuk pemberian kuasa dari nasabah kepada perusahaan asuransi syariah. Tujuan dilakukan akad tersebut tidak lain untuk mengelola dana nasabah dengan baik. Selain itu, dalam akad ini yang menjadi objek pengelolaan antara lain seperti pembayaran klaim, kegiatan administrasi, underwriting, pengelolaan dana, pengelolaan resiko, pemasaran atau marketing, dan investasi.

Selain mengenai akad – akad tersebut, ada beberapa istilah dalam asuransi syariah yang tidak kalah pentingnya untuk Anda ketahui, diantaranya sebagai berikut.

  • Kontribusi. Besaran kontribusi yang dibayarkan oleh nasabah tentu saja berbeda – beda, sebab yang demikian disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan dari masing – masing nasabah.
  • Iuran Tabarru’. Ini merupakan jenis iuran yang akan dibayarkan oleh nasabah dengan besaran yang berbeda pula. Sebagian dana iuran tersebut akan digunakan untuk tujuan tolong menontong antar nasabah.
  • Qard. Lalu untuk yang terakhir ini merupakan bentuk pinjaman murni dari dana milik perusahaan asuransi syariah kepada dana Tabarru’. Dana yang digunakan tentu saja akan dikembalikan kembali apabila mengalami surplus underwriting.

Demikianlah informasi yang bisa kami bagikan tentang akad dalam asuransi syariah. Semoga informasi di atas bermanfaat.

Leave a comment

Minimum 4 characters

Dapatkan Penawaran Asuransi Anda